Saturday, March 30, 2002

A Poetry from Ran

Aku tertawa lagi...inikah rasanya menjadi gila?
aku kemudian diam. Inikah rasanya kesepian?
aku kemudian tenggelam. Inikah rasanya sesak?
aku kemudian terjatuh. Inikah rasanya sakit?
Kemudian air mataku satu persatu bergulir, lalu
menghilang ditiup angin.
Apakah aku akan bahagia, apakah semestinya aku
gembira?
Semua penuh dengan kata tanya.
Lalu siapa yang bisa menjawabnya?
Kutanya hatiku, dia hanya diam terpaku.
Kutanya jiwaku, dia mati membisu.
Kutanya nuraniku, dia dingin membeku.
Kutanya akalku, dia bimbang menerawang.
Kutanya kenanganku,...dia tidak menjawab.
Dia hanya menangis tersedu sambil berkata, "Maafkan
aku atas sepenggal kenangan indah yang menyakitkan
hatimu..."


Ran - 23 maret 2002

No comments: